Halloo guys,
Apa kabar? Nggak lagi bete, kan? Haha

Kalo aku lagi penyembuhan dari bete.  Iya, bete karena nggak bisa nonton akibat kehabisan tiket. LOL.  Ya, mumpung ada waktu untuk pacaran lagi. Haha. Karena gagal nonton film, aku dan suami memutuskan untuk jalan-jalan dan jajan saja di seputar Simpanglima Semarang. Yups, kawasan Simpanglima kini menjelma jadi kawasan yang rapi. Tempat-tempat makan yang dulu berdiri tidak beraturan, kini jadi berderet teratur dari ujung timur lapangan hingga ujung barat lapangan Simpanglima. Beragam jenis masakan ada di sana. Mulai dari masakan tradisional khas Indonesia hingga olahan seafood juga ada. Tinggal pilih saja, mana yang disuka.

Malam itu aku pengen banget makan kuliner khas Makasar yaitu coto dan konro. Sudah lama sebenarnya aku mengidam-idamkan kedua makanan itu. Tapi belum ada kesempatan menyicipinya. Setelah bertanya pada tukang parkir letak warung Coto Makasar, aku dan suami bergegas menuju tempat yang ditunjukkan. Ternyata, Warung Coto Makasar ini pas banget ada di depan gedung bioskop E-Plaza.

jalan-dan-jajan-di-kawasan-simpanglima-semarang
Coto Makasar Pujasera kawasan Simpanglima
Daftar Menu
Beruntung warung Coto tidak begitu ramai. Tak menunggu lama, aku langsung memesan coto dan konro bakar. Aku pesan coto dengan isian daging campur jeroan, sedangkan suami coto daging saja. Konro bakar  pesan 1 porsi untuk dinikmati berdua (takutnya nggak habis). 

jalan-dan-jajan-di-kawasan-simpanglima-semarang
Coto daging
Coto Makasar berkuah kental seperti diberi santan, padahal bukan. Kuah yang berwarna pekat itu berasal dari air cucian beras yang dicampurkan bersama kaldu. Dan katanya lagi, ada kacang tanah sebagai bumbunya. Ooh, pantesan pas nyicip kuahnya rasanya gurih.

Coto paling enak dinikmati bersama buras atau ketupat. Kemarin sih adanya cuma ketupat, jadi kami menikmati coto dengan ketupat. Perpaduan yang unik dan khas.

Pasangan yang pas, ketupat dan coto
Ketupatnya langsung dimasukin semua. LOL
Konro Bakar, empuk banget
Rasa penasaranku sedikit terbayar setelah merasakan semangkuk Coto dan sepotong Konro bakar. Meskipun belum puas sih sebenarnya. Sebenarnya pengen merasakan coto Makasar di daerah asalnya di Makasar sana. Semoga bisa sampai kesana suatu hari.

Oh ya, kalau kalian sedang jalan-jalan di Kawasan Simpanglima Semarang dan ingin mencicipi Coto Makasar, mampir saja di depan E-Plaza. Harganya standart makanan Pujasera, lah.
Selamat jalan-jalan dan makan-makan, ya. :)